Sabtu, 30 Mei 2009

Badai Pasti Berlalu

Hujan lebat menyiram kotaku yg basah
Langit gelap sejak pagi membuat kotaku yg kecil tambah sepi
Anak-anak malas bermain, sopir angkot enggan menyetir
Di pasar, di terminal, di pertokoan, di kantor orang malas beraktifitas

Di pagi buta terdengar jeritan, ibu-ibu panik, pemuda tergesa-gesa
Semua berteriak, banjirrrrr..... longsorrrrrrrrrr
Beberapa orang pemuda bergegas menuju sungai
Tak lama berselang mereka kembali dengan seekor babi
Ternyata ternak di pinggir sungai hanyut oleh banjir

Dari teman kudengar bahwa longsor telah merenggut enam nyawa
Ayah, ibu dan empat orang anaknya tertimbun longsor
Tetangga dan semua yg peduli berlomba mencari jenazah
Terbayang olehku, enam peti jenazah dalam satu rumah
Oh...... Tuhan, kasihanilah kami
Oleh-Mu Badai Pasti Berlalu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar